Anda ingin berbisnis sayuran, tetapi tidak punya lahan luas untuk menanamnya? Tenang saja; jika menggunakan sistem hidroponik, semua itu bisa diwujudkan. Sebagai langkah awal, mulai dengan membuat analisa usaha hidroponik dan menyusun contoh proposal bisnis hidroponik guna mengajukan permohonan bantuan modal usaha. Nah, bagaimana dengan analisa usaha hidroponik skala besar? Apakah besaran biayanya sama seperti skala rumahan. Agar tidak penasaran, yuk simak panduan berikut ini. Jenis Sayuran dan Buah Hidroponik – Cabai Hidroponik. – Kentang Hidroponik. – Tanaman Hidroponik Selada. – Tomat Hidroponik perlu di beri penyangga. – Kol Hidroponik. – Jagung Manis Hidroponik – Kacang Panjang Hidroponik. – Bayam Merah Hidroponik. – Wortel Hidroponik dan masih banyak lagi jenis sayuran hidpronik lainnya. 1. Rincian Modal Usaha Sayuran Hidroponik Hidroponik merupakan sistem bercocok tanam tanpa menggunakan media tanam. Sistem ini mengutamakan kualitas tanaman higienis, bergizi tinggi, dan sehat. Maka, untuk berbisnis tanaman dengan kriteria tersebut, diperlukan modal awal yang cukup besar. Secara umum, berikut rincian modal awal bisnis hidroponik dengan asumsi jenis tanaman sawi. A. Modal Investasi 1. Bangunan 25 m2 semi permanen 2. Pemasangan listrik Watt 3. Instalasi hidroponik tingkat 100 m2 x per meter persegi 4. Pompa sirkulasi 3/4 2 buah 5. Air jet pump1 buah 6. Tangki air liter 7. Pemasangan jaringan utilitas 8. Peralatan hidroponik Total Modal Investasi B. Modal Kerja 1. Benih sawi 8 bungkus x per bungkus 2. Media tanam rockwoll4 paket isi 18 kotak ukuran 2,5 x 2,5 cm per kotak x per paket 3. Nutrisi 32 botol x 4. Label dan kemasan Total Modal Kerja C. Modal Operasional 1. Tenaga kerja 1 orang 2. Penyusutan bangunan dan peralatan 3. Biaya listrik, transportasi, air Total Modal Operasional Total Modal Awal 2. Peralatan Tanaman Hidroponik Bertanam dengan metode hidroponik harus didukung dengan peralatan lengkap agar proses budidaya berjalan lancar. Berikut ini daftar peralatan yang wajib Anda miliki sebelum memulai budidaya sayuran organik. pH meter—untuk mengukur kadar keasaman media tanam dan nutrisi. Pipa paralon—penampung cairan nutrisi dan air. Netpot—wadah tanaman dengan lubang-lubang kecil di bawahnya. EC meter—mengukur kadar larutan nutrisi. Timbangan meja—untuk menimbang tanaman. 3. Pembuatan Instalasi Hidroponik Instalasi hidroponik terdiri dari 7 jenis, yaitu wick system, ebb&flow system, drip system, NFT Nutrient Film Technique, DFT Deep Flow Technique, aeroponic, dan water culture system. Anda bisa menggabungkan sistem NFT dan DFT untuk membuat hidroponik bertingkat. Berikut langkah-langkahnya. Pertama, siapkan peralatan dan bahan untuk membuat sistem hidroponik NFT-DFT. Langkah kedua, buatlah rak bertingkat dengan bentuk huruf A menggunakan bahan kayu. Ambil pipa paralon, lalu buat lubang dengan menggunakan bor. Jarak antarlubang minimal 20 cm. Setelah pembuatan lubang selesai, tutup salah satu ujung paralon. Kemudian, pasang pipa paralon di rak yang sudah dibuat. Gunakan lengkungan besi untuk menyangga PVC. Lalu, atur kemiringannya agar pertumbuhan tanaman tidak terhambat. Siapkan netpot, kemudian masukkan rockwoll berisi benih tanaman ke dalamnya. Satu kotak rockwoll untuk satu netpot. Setelah itu, Anda bisa tuangkan nutrisi ke pipa paralon yang sudah dipasang bersusun. Namun, larutan tersebut tidak boleh memenuhi paralon; maksimal setengahnya. 4. Sumber Nutrisi Tanaman Hidroponik Nutrisi hidroponik fungsinya sama seperti pupuk yang digunakan pada penanaman metode konvensional. Jenis nutrisi terbaik untuk tanaman hidroponik adalah AB Mix. Produk ini terdiri dari campuran pupuk A kalium dan B sulfat dan fosfat. Agar tidak menimbulkan endapan, hindari mencampur pupuk dalam keadaan pekat. Anda harus menambahkan air supaya nutrisinya terserap ke akar tanaman. Namun, berhati-hatilah; tanaman bisa terbakar jika dosis AB Mix terlalu tinggi. 5. Harga Jual Tanaman Hidroponik Harga jual tanaman hasil budi daya hidroponik dibedakan berdasarkan jenis dan kualitas. Sebagai referensi, tahun 2017 lalu, harga jual pakcoy mencapai per sayuran. Sementara selada coy dan selada keriting dibanderol Bahkan, harga selada per kilogram mencapai di supermarket. Anda dapat mengunduh analisa usaha tanaman hidroponik dan contoh proposal bisnis sayuran pada bagian akhir dari artikel ini. 6. Menghitung Omset dan Keuntungan Lama pemeliharaan menentukan jumlah keuntungan dan omset yang Anda peroleh. Untuk perhitungan hidroponik pakcoy, berikut rinciannya berdasarkan subtopik pertama. Estimasi harga pakcoy000 per kilogram dengan masa pemeliharaan 28 hari. Hasil panen diperkirakan mencapai 630 kg. Maka, omsetnya dikalikan 630 kg, hasilnya Jadi, keuntungan per bulan dihitung dari total omset dikurangi modal kerja dan operasional. Laba – = 7. Risiko Usaha Hidroponik Setiap usaha pasti memiliki risiko, begitu pun dengan hidroponik. Berikut ini beberapa risiko yang mungkin Anda alami ketika memutuskan menggunakan sistem hidroponik. Usaha hidroponik membutuhkan keterampilan khusus agar bisa melakukan perawatan dengan benar. Semisal, untuk mengisi larutan nutrisi, Anda harus mengetahui cara mengontrol dosis dan mengukur pH. Bertanam dengan sistem hidroponik bisa mendatangkan kerugian besar jika tanaman banyak mati. Nah, sekarang pastinya Anda sudah memahami cara menyusun analisa usaha hidroponik dan contoh proposal usaha sayuran hidroponik yang tepat. Jadi, tunggu apa lagi? Segera beralih ke sistem hidroponik untuk mendapatkan profit besar.
USAHATERNAK BEBEK PETELUR SEBULAN PENGHASILAN 8JT BOS. Analisis usaha ayam kampung asli modal kecil untung. inovasi laporan manajemen ternak unggas. Analisa Laba Rugi Ternak Kambing Peternakan. Peluang Usaha Ternak Ayam Kampung dan Analisa Usahanya. PROPOSAL USAHA AYAM PETELUR dokumensaya com. Peluang Usaha Ternak AyamMeningkatnya tren gaya hidup sehat membuka peluang besar bagi bisnis hidroponik. Nah penasaran bagaimana cara memulai usaha hidroponik yang mudah dan anti gagal? Hidroponik menjadi salah satu usaha perkebunan yang paling menguntungkan lho. Tunggu apalagi ayo simak ulasan di bawah ini. Peluang Usaha HidroponikCara Memulai Usaha HidroponikStrategi Memulai Bisnis HidroponikAnalisa Usaha Hidroponik Skala KecilPeralatan Usaha HidroponikBiaya Operasional Usaha HidroponikPanenPendapatan Usaha Hidroponik Peluang Usaha Hidroponik Peluang bisnis sayur hidroponik di Indonesia memiliki masa depan yang cerah. Apalagi harga jualnya yang cukup tinggi dibanding sayur biasa namun tidak mempengaruhi jumlah permintaannya bahkan terus bertambah setiap tahunnya. Masyarakat daerah perkotaan menjadi pasar yang sangat menjanjikan untuk memasarkan hasil dari bertanam hidroponik. Jika tertarik untuk terjun ke dunia bisnis ini makan kamu harus mempelajari langkah langkah memulai bisnis hidroponik dengan baik dan benar. Tahukah kamu jika mitra usaha hidroponik bukan lagi pasar tradisional melainkan perusahaan ritel besar di Indonesia seperti Carrefour, Giant, Transmart dan Superindo, setiap tahun permintaan mereka terus meningkat kurang lebih sebanyak 20%. Bahkan Carrefour yang ada di Jakarta dalam sebulan mampu menjual hingga 3 ton sayur hidroponik segar. Bagi kamu yang baru saja mau mulai terjun ke bisnis ini sebaiknya cari tahu dulu cara memulai usaha hidroponik bagi pemula seperti berikut ini Cari tau semua informasi seputar budidaya hidroponik, dan pahami arti sebenarnya dari hidroponik itu sendiri. Bisa dari grup chat khusus, forum FB, internet atau jika belum paham bisa bertanya kepada orang yang sudah ahli. Lakukan persiapan dengan menentukan jenis tanaman apa yang mau dibudidayakan. Cari informasi seputar peralatan yang dibutuhkan untuk budidaya tanaman hidroponik. Alat yang digunakan harus sesuai dengan kebutuhan kamu oleh sebab itu carilah alat yang memiliki tingkat efektivitas yang tinggi. Sebab beda orang beda juga alat yang digunakan. Semua dipengaruhi oleh budget, lokasi tempat tinggal, serta cuaca dan iklim wilayah. Bagi pemula cukup gunakan peralatan yang sederhana dan murah namun tidak mengurangi fungsinya. Cara memulai usaha hidroponik yang selanjutnya adalah dengan mulai merakit tempat atau media tanamnya. Setelah media tanam jadi mulailah untuk melakukan penyemaian bibit tanaman. Cara penyemaian yang efektif adalah dengan menggunakan media rockwool. Selain bibit kamu juga harus membeli nutrisi tambahan untuk tanaman hidroponik agar tanaman yang kamu budidaya mampu tumbuh dengan subur. Lihat cara pakainya dengan benar untuk mendapatkan hasil maksimal. Jika bibit sudah tumbuh besar dan baik bisa dipindahkan ke media tanam hidroponik untuk pembesaran. Lakukan perawatan secara berkala. Panen. Tentu saja cara memulai usaha hidroponik yang terakhir adalah memanen hasil Saat ini Usaha Daun Kelor dan Tanaman Hias MenguntungkanBaca juga artikelnya di siniPeluang Usaha Budidaya KelorPeluang Usaha Tanaman Hias Strategi Memulai Bisnis Hidroponik Cara Memulai Usaha Hidroponik yang Mudah Cara memulai usaha tanaman hidroponik sebenarnya sangat mudah sebab metode bertanam satu ini tidak membutuhkan lahan yang besar dan modal yang bisa disesuaikan dengan isi kantong. Hanya dengan modal ratusan ribu saja sudah bisa menjalankan bisnis ini dalam skala kecil. Bagi pemula wajib simak cara memulai usaha hidroponik dan strategi memulai bisnis hidroponik di bawah ini Siapkan modal. Sebenarnya bisnis hidroponik bisa dijalankan dengan modal kecil namun keuntungannya juga kecil. Uniknya dalam bisnis ini besarnya modal bisa disesuaikan dengan budget serta berapa banyak keuntungan yang ingin kamu peroleh. Menentukan lokasi. Hidroponik merupakan salah satu cara bertanam yang tidak membutuhkan lahan besar. Jadi kamu bisa menyiapkan tempat di lingkungan rumah seperti teras atau halaman belakang. Menyiapkan peralatan. Alat utama yang dibutuhkan untuk budidaya hidroponik diantaranya pipa PVC, cangkul, pompa air, alat NFT, tandon air, jaring, gunting, media tanam. Menyiapkan, menyemai benih, dan merawat tanaman supaya saat tiba musim panen bisa menghasilkan tanaman berkualitas baik. Menentukan target pasar. Pasar untuk tanaman hidroponik paling laku adalah masyarakat perkotaan dan golongan menengah ke atas. Pengemasan. Sebab target pasarnya merupakan kalangan kelas atas dalam hal packing tidak boleh asal. Harus diperhatikan kebersihan, kerapian dan visualnya. Packing yang baik bisa meningkatkan harga jual. Strategi pemasaran. Dalam memasarkan tanaman hidroponik bisa dilakukan dengan 2 cara pertama secara online yang kedua bekerja sama dengan perusahaan ritel. Promosi merupakan bagian dari rencana usaha hidroponik yang paling penting. Jadi buatlah iklan semenarik mungkin, bisa juga menggunakan metode diskon atau gratis ongkir pada wilayah tertentu. Baca juga informasi tentang memulai usaha di bidang tanaman yang menguntungkan cara memulai usaha sayuran cara memulai usaha budidaya daun kelor cara menjadi tengkulak sayur Analisa Usaha Hidroponik Skala Kecil Setelah mengetahui cara memulai usaha hidroponik dan strateginya, mari kita bahas analisis usaha hidroponik. Penasaran dengan berapa besar keuntungan yang bisa diperoleh? Berikut ini merupakan gambaran singkat banyaknya keuntungan yang bisa kamu dapatkan dari bisnis ini Peralatan Usaha Hidroponik Tandon air 500 liter = Rp air = Rp PVC = Rp tanah = gratis memanfaatkan halaman rumah yang = Rp = Rp = Rp = Rp = Rp = Rp = Rp tambahan lainnya Rp = Rp Biaya Operasional Usaha Hidroponik Bibit selada = Rp pakcoy sawi sendok = Rp kangkung Rp = bayam = Rp seledri = Rp daun bawang = Rp / media tanam = Rp x 100 = Rp = Rp = Rp dan listrik = Rp lainnya = Rp = Rp Panen Masa waktu panen dari bibit adalah 30 hari atau 1 bulan. Selada 3 kg x Rp = Rp 6 kg x Rp = Rp 5 kg x Rp = Rp 5 kg x Rp = Rp bawang 6 kg x Rp = Rp 5 kg x Rp = Rp = Rp Pendapatan Usaha Hidroponik Pendapatan = penjualan – biaya operasional tanpa Rockwool. Rp – Rp = Rp Note Rockwool atau media tanam bisa digunakan berkali kali. Itulah tadi sedikit informasi tentang cara memulai usaha hidroponik semoga bisa bermanfaat. Sekian dan terimakasih.
EksternalitasSumber Data Metode Analisa Positif/Benefit 1. Direct - Penyerapan tenaga kerja lokal 2. Indirect Skala usaha kecil 159 148.608.000 Jumlah 261 436.608.000 Sumber: Data primer yang diolah 2018 organik secara hidroponik. b. Warung yang tumbuh Usaha yang tumbuh seiring dengan . EnviroScienteae Vol. 17 No. 2,
Skip to content Kalkulator KeuanganKonsultasi Perencanaan KeuanganRencana PensiunRencana Dana PendidikanReview AsuransiReview InvestasiIn House TrainingEventEbookArtikelKalkulator KeuanganKonsultasi Perencanaan KeuanganRencana PensiunRencana Dana PendidikanReview AsuransiReview InvestasiIn House TrainingEventEbookArtikelKalkulator KeuanganKonsultasi Perencanaan KeuanganRencana PensiunRencana Dana PendidikanReview AsuransiReview InvestasiIn House TrainingEventEbookArtikel Home » Bisnis » Analisa Usaha Tanaman Hidroponik Rumahan + Modalnya Dibaca Normal 7 Menit Analisa Usaha Tanaman Hidroponik Rumahan + Modalnya Seiring berkurangnya lahan pertanian, banyak orang yang mulai mengubah cara bertanam menjadi sistem hidroponik. Siapa sangka, bisnis tanaman hidroponik juga bisa menjadi salah satu andalan yang menguntungkan lho! Ingin tahu rahasia bisnis tanaman hidroponik dengan untung Rp50 juta tiap bulan? Ikuti ulasannya dalam artikel Finansialku berikut ini. Rubrik Finansialku Ide Bisnis Tanaman Hidroponik yang MenguntungkanUntung Rp50 Juta dengan Bisnis Tanaman Hidroponik1 Apa Sih Bisnis Tanaman Hidroponik Itu?2 Manfaat Tanaman Hidroponik3 Modal dan KeuntunganAnalisis Bisnis Tanaman HidroponikFree Download Ebook Pentingnya Mengelola Keuangan Pribadi dan Bisnis Ide Bisnis Tanaman Hidroponik yang Menguntungkan Memiliki bisnis sendiri dianggap lebih menyenangkan jika dibandingkan dengan bekerja di luar oleh sebagian orang. Karena dalam berbisnis Anda adalah bosnya. Sekecil apapun bisnis tersebut, maka Anda adalah bos, bukan karyawan. Karena tidak bekerja untuk orang lain. Namun, terjun ke dalam dunia bisnis memang susah-susah gampang. Banyak tantangan yang harus Anda lalui agar bisnis tersebut menjadi besar. Memilih ide bisnis juga tidak bisa sembarangan loh. Jika Anda sembarangan membuat bisnis begitu saja tanpa persiapan yang matang, memperhatikan peluang pasar dan sasaran, maka bisnis tersebut akan kehilangan arah. Salah satu bisnis yang sedang marak dijalankan adalah bisnis tanaman hidroponik. Bisnis tanaman hidroponik ini muncul sebagai solusi bagi Anda yang ingin berbisnis tanaman namun memiliki luas tanah yang terbatas. Tidak heran jika bisnis ini banyak ditekuni oleh warga perkotaan yang notabene memang mempunyai keterbatasan lahan terbuka. Anda juga bisa menonton video tips sukses ala Jack Ma untuk para entrepreneur bisnis online, usaha rumahan dan usaha sampingan melalui channel Youtube Finansialku berikut Untung Rp50 Juta dengan Bisnis Tanaman Hidroponik Meskipun lahan tanamannya sempit, bukan berarti bisnis tanaman hidroponik ini tidak menjanjikan. Jika Anda ulet dalam menekuninya bahkan Anda bisa mendapatkan keuntungan hingga Rp50 juta. Menggiurkan bukan? Untuk lebih mengenal bisnis tanaman ini, berikut ini adalah beberapa hal yang perlu Anda ketahui tentang bisnis ini, antara lain sebagai berikut 1 Apa Sih Bisnis Tanaman Hidroponik Itu? Bisnis tanaman hidroponik merupakan bisnis tanaman sayur atau buah-buahan yang dilakukan pada lahan yang sempit. Berbeda dengan bisnis tanaman pada lahan konvensional, di sini Anda menggunakan media tanam khusus agar dapat tumbuh dengan baik pada lahan yang terbatas. [Baca Juga Tahukah Kamu, Ada Tanaman Hias yang Bisa Buat Kaya Raya?] Bisnis tanaman dengan cara hidroponik sudah sangat populer saat ini. Selain itu, masyarakat juga semakin sadar dengan gaya hidup sehat yang banyak dikampanyekan. Seperti mengkonsumsi makanan hijau, menanam tanaman hingga berolahraga. Maka tidak heran, jika bisnis ini merupakan bisnis yang memberikan keuntungan menjanjikan. Selain menjual hasil dari tanaman, seperti buah dan sayur-sayuran. Anda juga bisa menjual berbagai peralatan menanam tanaman hidroponik yang juga banyak diminati. 2 Manfaat Tanaman Hidroponik Manfaat dari tanaman hidroponik ini adalah sebagai salah satu upaya penghijauan di lingkungan sekitar rumah. Selain sebagai penghijauan, tanaman hidroponik juga dapat dijadikan bisnis yang cukup menjanjikan. Bahkan keuntungan menjalankan bisnis ini bisa mencapai puluhan juta rupiah. [Baca Juga 10+ Tanaman Hias Gantung Paling Cantik dan Indah] Peluang berbisnis ini juga cukup besar, karena saat ini banyak orang khususnya di perkotaan, yang telah sadar akan gaya hidup sehat. Gaya hidup sehat ini dapat diawali dengan menjaga kehijauan lingkungan rumah, seperti memanfaatkan halaman maupun ruang terbuka lainnya sebagai tempat untuk berkebun. Selain dapat dikonsumsi sendiri, hasil dari penanaman tanaman ini juga bisa dijual hingga memberikan penghasilan tambahan. Aktivitas berkebun juga merupakan kegiatan positif yang bisa dilakukan saat waktu luang. Banyak pengusaha sukses tanaman hidroponik ini berawal dari hobi mereka menanam dan merawat tanaman. Siapa sangka jika hobi tersebut dapat membuatnya mendulang keuntungan hingga puluhan juta rupiah. 3 Modal dan Keuntungan Meskipun bisnis tanaman hidroponik ini dapat dilakukan di lahan yang terbatas, seperti halaman rumah Anda. bukan berarti menjalankan bisnis ini tanpa modal ya. Setidaknya, Anda memerlukan bibit tanaman, media tanam hingga berbagai perlengkapan perawatan tanaman lainnya. Namun, perlu Anda ketahui bahwa harga jual dari tanaman hasil kebun hidroponik ini memiliki selisih yang lumayan, sehingga dalam jangka waktu yang tidak lama modal yang Anda keluarkan bisa segera ditutupi. [Baca Juga Ketahui Dulu 10 Hal Penting Ini Jika Ingin Investasi Tanah Kebun Menguntungkan] Untuk mengetahui perbedaan harga jual antara tanaman hidroponik dan konvensional, berikut ini adalah daftar beberapa produknya. Selada kelapa Butterhead memiliki harga jual per sayuran. Selada coy Romaine memiliki harga jual per sayuran. Selada keriting memiliki harga jual per sayuran. Pakcoy yang memiliki harga jual per sayuran. Melihat beberapa harga tanaman hidroponik di atas, bisa Anda bandingkan bahwa harga dari produk tanaman hidroponik dan konvensional ini memiliki selisih yang cukup besar. Maka tidak heran jika omzet dari usaha tanaman ini bisa mencapai puluhan juta rupiah. Setelah melihat daftar harga jual tanaman hidroponik di pasaran, maka selanjutnya Anda perlu menghitung modal awal untuk menjalankan bisnis ini. Perlu Anda garis bawahi, bahwa dalam menjalankan bisnis tanaman hidroponik, Anda tidak memerlukan media tanam konvensional, yaitu tanah. Karena tanaman hidroponik membutuhkan media tanam adalah air yang bernutrisi. Dalam sistem penanaman hidroponik ini, air yang digunakan memang bukan sembarang air. Air tersebut diisi dengan nutrisi yang dapat membuat tanaman tumbuh dengan subur dan memiliki kualitas yang baik. Makanya, dalam penanaman hidroponik ini, Anda tidak memerlukan pestisida untuk merawatnya, karena tanaman yang ditanam tidak akan diserang oleh hama tanaman maupun penyakit. Untuk dapat menanam dengan cara hidroponik ini, Anda harus melakukan instalasi hidroponik dengan budget lebih dari Rp50 juta. Analisis Bisnis Tanaman Hidroponik Sebelum Anda menekuni bisnis ini, perlu Anda ketahui bahwa bisnis tanaman hidroponik tidak memerlukan greenhouse. Sebagai contoh, Anda ingin menanam sayuran pakcoy, maka luas lahan yang diperlukan kurang lebih 150 m2. Lahan tersebut adalah lahan yang digunakan untuk penanaman, sedangkan lahan instalasi hidroponik memerlukan luas tanah kurang lebih 100m2. Adapun jumlah populasi tanaman yang ditanam bisa mencapai tanaman. Waktu yang dibutuhkan untuk menanam sayuran pakcoy hingga panen adalah 28 sampai 30 hari. Jika dalam satu kilogram pakcoy berisi 16 buah sayuran dan harga sayuran pakcoy hidroponik mencapai angka Maka Anda tinggal mengkali keduanya. Belum lagi jika sayuran pakcoy dijual dalam bungkus 25 gram, tentu keuntungan yang didapatkan akan lebih banyak. Apakah Anda sudah siap memulai bisnis tanaman hidroponik tersebut? Jangan lupa perhatikan kondisi keuangannya juga ya! Anda bisa membaca ebook pentingnya mengelola keuangan pribadi dan bisnis dari Finansialku di bawah ini secara GRATIS, selamat membaca.. Free Download Ebook Pentingnya Mengelola Keuangan Pribadi dan Bisnis Ingin lebih sukses dengan bisnis tanaman hidroponik? Saatnya lakukan langkah-langkah di atas dan bagilah info tersebut pada sesama pebisnis pemula, selamat mencoba! Sumber Referensi Admin. 14 April 2017. Wow! Peluang Usaha Hidroponik Raih Untung Rp 50 jt/Bulan. – Sumber Gambar Bisnis Tanaman Hidroponik 1 – Bisnis Tanaman Hidroponik 2 – Bisnis Tanaman Hidroponik 3 – Shara Nurrahmi, Gr. adalah seorang penulis konten. Menyelesaikan jenjang S1 di Universitas Negeri Malang dan Pendidikan Profesi Guru di Universitas Negeri Yogyakarta. Related Posts Page load link Go to Top Analisausaha cabe hidroponik. Berikut ini daftar peralatan yang wajib Anda miliki sebelum memulai budidaya sayuran organik. Selamat siang CS analisa usaha saya randu 28 tahun saya seorang karyawan di BUMN dan tapi ingin mendirikan sebuah usaha yang bermanfaat kecil menengah mudah-mudah2an bisa berkembang utk diekspor yangmana utk