Bagi para pemula, cara budidaya ikan gurame bisa dilakukan di kolam tanah maupun kolam terpal. Ada 3 tahapan penting yang perlu diperhatikan di budidaya gurame, yakni pemilihan bibit gurame, perawatan di kolam, dan pengendalian hama atau penyakit.
1. Persiapan Kolam. Tata laksana penyiapan kolam, baik kolam tanah, kolam beton maupun kolam terpal sebagai wadah pemeliharaan perlu memerhatikan hal-hal sebagai berikut: Kedalaman dasar kolam antara 75-100 cm. Dasar kolam dikeringkan dan dijemur selama beberapa hari.
1. Kolam Terpal. 2. Dalam Ember. 3. Kolam Tanah. 4. Lahan Sempit Dengan Kolam Kecil. 5. Kolam Beton. 6. Kolam Terpal Bulat. Bibit Ikan Gurame. Harga Bibit Ikan Gurame. Pakan Ikan Gurame Supaya Cepat Besar. 1. Harga Pakan Ikan Gurame Per Karung. 2. Organik. Budidaya ikan gurame memang banyak diminati oleh masyarakat.
Kolam terpal memang tidak seideal dengan model kolam tanah, tapi perlu Anda cacat, menyetting keadaan kolam sesuai dengan apa yang dikehendaki ikan gurame, pada intinya sama saja agar ikan nyaman dan tumbuh dengan baik. Dan belum tentu kolam tanah untuk budidaya gurame akan lebih baik, dibandingkan kolam terpal.
1. Proses Pembuatan Kolam Terpal. Jika Anda berencana untuk membuka usaha ternak gurame kolam terpal dan sukses, maka langkah awal adalah harus mengetahui proses pembuatannya terlebih dahulu. Hal tersebut tak bisa dianggap remeh karena menjadi bagian penting dari kembang biaknya ikan gurame.
1. Tentukan jenis kolam terpal. Hal pertama yang harus dilakukan adalah menentukan jenis kolam terpal yang akan digunakan. Anda dapat menentukan hal ini berdasarkan kondisi tempat dan modal yang anda miliki. Ada kolam terpal yang dindingnya dibuat dari rangka kayu atau pipa, ada juga yang dindingnya dibangun menggunakan batu bata. Budidaya gurame ternyata bisa dilakukan dengan kondisi keterbatasan lahan salah satunya dengan menggunakan kolam terpal. Bagaimana memaksimalkan budidaya ikan gurame di kolam terpal .